Rabu, 28 Maret 2012

Sistem Penyaring Kolam

Penyaring Buatan Sendiri Untuk Kolam Hias 


Air dalam kehidupan, air memiliki sifat-sifat yang penting untuk adanya kehidupan. Air dapat memunculkan reaksi yang dapat membuat senyawa organik untuk melakukan replikasi. Semua makhluk hidup yang diketahui memiliki ketergantungan terhadap air. Air merupakan zat pelarut yang penting untuk makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme. Air juga dibutuhkan dalam fotosintesis dan respirasi. Fotosintesis menggunakan cahaya matahari untuk memisahkan atom hidrogen dengan oksigen. Hidrogen akan digunakan untuk membentuk glukosa dan oksigen akan dilepas ke udara.
Kualitas air kolam sangatlah penting untuk dijaga,
dengan memiliki kualitas air yang baik akan terhindar dari berbagai masalah seperti penyakit, terhambat pertumbuhannya, dan kematian ikan.  Kolam yang tidak memiliki sumber air mengalir akan sulit untuk menjaga kualitas air kolam, dengan penambahan aerator atau water pump akan tercipta arus pada kolam yang akan menyuplai oksigen. Sedangkan kejernihan air dapat diperoleh dengan penambahan penyaring.
 Penyaring adalah salah satu elemen penting yang diperlukan dalam pembersihan air agar kualitas air kolam tidak terganggu. System penyaringan menyebabkan air bersirkulasi, dari kolam ke penyaring dan kembali lagi ke kolam terus berulang. Di dalam penyaring itulah terjadi penarikan partikel-partikel kotoran dalam air. Untuk kolam utama dan kolam penggendapan.
Alat-alat yang digunakan:
- gergaji
- spidol
- korek api
- pisau
- palu
- dll

Sedang Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan penyaring air sangat mudah didapat di toko bangunan. Sedangkan aerator dapat dibeli di toko-toko yang menjual akuarium.
 
Bahan-bahan yang digunakan :
            1)  1 buah Aerator, ukurannya tergantung pada besar kolam yang kita buat. Atau 1 buah Pompa air (water pump) dan 1 buah aerator
 
       2)      Satu buah talang air yang terbuat dari plastik beserta 4 buah tutupnya.
 3)      Busa dari kasur busa yang sudah tak terpakai.
 4)      Selang
        5)      Sikat gigi bekas
        6)      Penyangga L

        7)    Kawat

Cara pembuatan penyaring (filter) air.
  -     Potong talang air sekitar 2/3 panjang kolam
  -     Bolongi salah satu penutup dengan ketinggian kira-kira di atas busa penyaring berdiameter ± ¾ inc.
  -     Tutup ujung-ujung talang yang sudah dipotong dengan penutup talang dan teteskan sela-selanya dengan bakaran plastik, biasanya menggunakan plastik sikat gigi bekas supaya tidak ada kebocoran sehingga hasil penyaringannya maksimal.
  -     Potong busa (lebarnya disesuaikan dengan lebar talang air) menjadi 2 bagian, satu bagian ½ panjang potongan talang, sedangkan yang satunya sepanjang 1/8 panjang talang.
  -     Letakkan busa yang sudah dipotong satu bagian di pangkal talang (yang lebih panjang) dan yang satunya di ujung talang (yang pendek), akan ada ruang kosong di tengah talang, ruang kosong inilah yang berguna untuk mengendapkan kotoran yang berasal dari kolam.
  -     Penyaring air dipasang pada kolam utama dengan kemiringan maksimal 50 atau datar. Kemiringan tidak disarankan terlalu curam karena fungsi dari penyaring adalah juga untuk mengendapkan lumpur dari kolam.
  -     Sisa talang dapat digunakan untuk pembuatan penyaring untuk kolam kedua atau kolam pengendapan.
  -     Proses pembuatan penyaring untuk kolam pengendapan sama dengan untuk kolam utama tetapi panjang talang sepanjang kolam dan lubang pembuangan airnya menghadapi ke samping.


Gambar pembuatan penyaring buatan
ket: lubang keluar air dapat juga kita buat di samping/badan talang seperti pada gambar di bawah.


Pemasangan aerator pada penyaring yang telah kita buat
 


Posting Terkait
cara kerja penyaring air buatan
Sistem Penyaring Alami (bifilter)
Kolam Pengendapan
Penetral pH air sederhan



Jika ada pertanyaan mengenai posting ini silahkan tulis di kotak komentar

1 komentar:

  1. Untuk kolam berukuran 225m persegi bagaimana cara membuatnya, apakah ada yang jual sudah jadi penyaringnya, makasih

    BalasHapus